Tadi sore tepatnya hari ini tanggal
27 Juli 2012, saya ke acaranya anak-anak FPBS tepatnya acara FPBS Akustik Sore,
kenapa saya datang ke acara itu ya karena saya juga berpartisipasi jadi pengisi
acara disitu hehe.
Acara itu menampilkan band2
secara akustik sambil ngabuburit juga :D. tapi di antara banyak band-band yang
perform di acara itu ada yang menarik perhatian saya dan membuat saya
bertanya-tanya apa itu yang akan di tampilkan oleh anak-anak jurusan bahasa
Jepang itu mereka membawa benda yang mirip dengan typewriter atau mesin ketik?
Ya itu adalah Taishōgoto, rupanya benda
yang mirip dengan mesin ketik itu adalah alat musik, nah ini kutipan dari web
resmi Taishōgoto UPI yang nama
resminya HIMABAJA Sakura Taishōgoto
“menurut wikipedia, Taishogoto adalah salah satu instrumen atau alat musik
Jepang yang pertama kali muncul pada periode Taisho (1912-1926). Taishogoto
adalah semacam sitar. Hal ini pada dasarnya kotak suara akustik dengan string
panjang membentang di atasnya. Pasak yang digunakan untuk menyetel string
adalah perangkat yang menyerupai kepala gitar akustik. Alat ini memiliki tombol
bernomor seperti mesin tik itu ditekan batang logam di atas senarnya. Tangan
kanan memetik senar di sisi kanan, sementara tangan kiri digunakan untuk
menekan ke bawah tombol-tombol yang mengubah pitch dari string. Ada juga versi
listrik dari instrumen tersebut, sering menampilkan tombol-tombol dan pick-up
seperti gitar listrik. menurut wikipedia, Taishogoto adalah salah satu
instrumen atau alat musik Jepang yang pertama kali muncul pada periode Taisho
(1912-1926). Taishogoto adalah semacam sitar. Hal ini pada dasarnya kotak suara
akustik dengan string panjang membentang di atasnya. Pasak yang digunakan untuk
menyetel string adalah perangkat yang menyerupai kepala gitar akustik. Alat ini
memiliki tombol bernomor seperti mesin tik itu ditekan batang logam di atas
senarnya. Tangan kanan memetik senar di sisi kanan, sementara tangan kiri
digunakan untuk menekan ke bawah tombol-tombol yang mengubah pitch dari string.
Ada juga versi listrik dari instrumen tersebut, sering menampilkan
tombol-tombol dan pick-up seperti gitar listrik.”
gambar Taishōgoto
kalau menurut saya sih lebih mirip kecapi tapi di kombinasikan sama piano heheh :p
kerennya lagi meski itu alat musik dari Jepang tapi mereka tetep mainin lagu-lagu daerah seperti yang mereka bawakan tadi yaitu Manuk Dadali, salut!!
tadi saya sempat mewawancara cieee wawancaraaa macam jurnalis aje heheh yap tadi saya mewawancara salah satu pengurus dari Taishōgoto yaitu Bety mahasiswi Pendidikan bahasa Jepang angkatan 2010, berikut hasil wawancaranya :
Arfin : A
Bety : B
A: saya mau nanya nih kalau Taishōgoto ini asli dari Jepang?
B: iya betul
A: Ini adanya at au munculnya tahun berapa sih?
B: kalau di Jepangnya sih udah lama ya dari jaman Taishō
A: Itu tuh jaman sebelum masehi ya?
B: wah kurang tau juga sih tapi yang jelas udah lama banget heheh
A: haha, terus masuk nya Taishōgoto ke UPI sendiri gimana sih ceritanya??
B: Nah dosen kita lagi kuliah di Jepang, lagi ngebahas kebudayaan Jepang nah disana beliau khusus belajar alat musik Taishōgoto ini, lalu dosen yang dari Jepang nawarin untuk ngebawa Taishōgoto nya ke UPI
A: ohh, di UPI sendiri ada berapa sih alat musik Taishōgoto ini??
B: cuma ada 10, dan di Indonesia juga, soalnya cuma ada di UPI
A: Woww Amaziiing sekaliii (dalam hati mba bety mungkin muncul "Jadi gue harus bilang WOW gitu?" hehehe saking saya lebay jawabnya)
A: oia ini di UPI sendiri Taishōgoto masuknya dari tahun berapa ya??
B: mmmh dari tahun 2003
A: jadi kalian ini angkatan Taishōgoto ke berapa?
B: emmm angkatan ke tujuh hehe
A: kalau ini masuknya UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) atau bukan sih?
B: ngga ini masuknya ke Mikat (Minat dan Bakat) bukan UKM
A: anggotanya sendiri tahun ini udah ada berapa orang??
B: kalau tahun ini berkisar 13, soalnya ini tiap tahun selalu ganti-ganti anggotanya
A: ada website resmi atau jejaring sosialnya??
B: bisa langsung di buka di Facebooknya Himabaja Sakura Taishogoto
A: Oke deh kalo begituu, terima kasih yaa infonya
B: iya sama2 :D
Naaah jadi Taishōgoto ini di Indonesia cuma ada 10 itu pun semuanya di UPI, keren kaan kampus saya? UPI (Universitas Paling Indah) heheh
itu pun berkat jasa dari dosen pendidikan bahasa Jepang ibu Dewi Kusrini dengan perjuangannya mendapatkan izin membawa Taishōgoto ke UPI ini akhirnya membuahkan hasil di tahun 2003 dan masuklah Taishōgoto ini ke UPI hingga sekarang, sangat luar biasa sekali perjuangan beliau untuk memperkenalkan budaya yang dia pelajari.
hanya itu pembahasan tentang Taishōgoto yang bisa saya kupas yaaa karena udah ga ada lagi kulitnya yang bisa di kupas *loh :p mudah-mudah bisa menjadi Informasi yang bermanfaat bagi kita semua.
inilah sedikit foto-foto Himabaja Sakura Taishōgoto sewaktu Perform di acara FPBS Akustik Sore tadi
Merekapun membawakan lagu dari supergrup yang lagi di gandrungi di masa kiniii, yap mereka membawakan Heavy Rotationnya JKT48 check this ouuut the video
Text, Photos and Video by:
Arfin Deri Listiandi
PKO 2008






No comments:
Post a Comment